Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Music / Zaman, Zaman

Rasanya kangeeen banget mendengar suara ngawang khas Remedy Waloni. Makanya saya gembira bukan main: Jumat, 16 September lalu The Trees and the Wild meluncurkan album kedua mereka secara resmi, rindu itu terbayar setengah tuntas. Melihat video ini di atas, rasanya tak tergambarkan.

Rasanya seperti masuk ke dunia antah-berantah ketika “Zaman, Zaman”, “Empati Tamako”, dan "Saija" versi rekaman ini akhirnya menelusup ke kuping. Seperti kerasukan. Aransemen "Empati Tamako" dan "Saija" bukanlah barang baru, empat tahun terakhir ini sudah khatam saya intip di berbagai channel youtube. Namun versi sealbum rilisan Black Orb Recordings berisi 7 lagu inibenar-benar game changer, this clearly is a total satisfaction for me (at least). Sebutlah genre mereka bergeser dari album Rasuk (2009) yang lebih gampang dicerna,menjadi lebih ke experimental noise, ambient post-rock, electronica, yang melodramatik.

Saya mengakses album ini kali pertama di itunes, pagi-pagi sekali…

Everything Else / A Bunch of Bullshit Reasons

WOWZAAA kita bertemu lagi oh dear blog dan penghuninyaaa!

Kali ini saya menulis tulisan edisi poin suka-suka berdasarkan  pengalaman saya yang tega membiarkan blog kosong selama hampir 3 bulan ini—jadi diterima saja ya, pretty please.

And you guys are very welcome to add something. Monggo. Silakan boleh menambahkan kalau merasa senasib dengan saya.

1. Ada media sosial, Facebook, Instagram, Twitter, Path, Snapchat, Ask.fm, Periscope, Bigo, you name it.

Buat saya, distraksi media sosial ini menjadi semenjak ditambahkannya fitur instagram stories di Instagram. Setiap harinya, seharian menelusur timeline instagram saja seolah tak ada habisnya, selalu saja ada akun dan tagar seru yang ingin diamati. This is alarming, I know. Makanya saya kurangi … Dang ding dong … Dua bulan lalu meluncurlah instagram stories, fitur yang membuat saya semakin terlena. Rasanya jadi mudah menceritakan hal-hal remeh temeh dalam bentuk foto/video, sekali pencet, hempas, toh akan hilang 24 jam kemudian seperti di…

Everything Else / Flock Project Vol. 1

Saya selalu punya ketertarikan lebih terhadap project kolaborasi yang tidak takut keluar dari pakem. Adalah Flock Project yang baru-baru ini memikat hati, resmi menerbitkan edisi perdananya. Selamat! :)
Tiga fotografer menyumbang masing-masing sebundel berisi gambar-gambar yang menurut mereka sederhana, namun menakjubkan, menghangatkan hati siapapun yang melihatnya.
Saya suka semangat mereka, project ini merupakan usaha mereka untuk memberi cara pandang alternatif dalam menikmati fotografi patut diapresiasi. Mereka pun pilih mengangkat yang dekat.
Kurniadi Widodo, menyirami kembali ingatannya tentang sang bapak yang sudah sewindu berpulang. Mengenang beliau yang berjarak, sosok yang gemar menyirami halaman penuh bunga dan tanaman di halaman rumah mereka. Mengenang beliau yang coba diingat dengan foto-foto lama dan tuturan ibu, Wid menuliskan hal-hal yang ingin ia sampaikan lewat "Surat untuk Bapak". Tanaman di halaman rumah mereka menjadi objek yang dibawa Mas Wid ke project in…

Balanced Living / Klub Buka Puasa Sehat

Sudah lebih dari seminggu berjalan, bulan Ramadhan tahun ini sudah sangat menyenangkan buat saya. Minggu, 12 Juni 2016 lalu, saya dan teman-teman di @learnme.loveme sebuah gerakan berbagi dan belajar kumpul-kumpul sama memasak menu buka puasa yang enaaaak banget, sekaligus sehat tentunya.

Ada tiga resep resmi yang dibuat, semuanya sudah pernah diujicobakan sebelumnya oleh Titha dan Erlin. Seru deh, sore-sore berkumpul di kebun belakang OK Omah Kopi, di Jalan Gondosuli, Yogyakarta. Dimulai dari kebiasaan makan masing-masing berlanjut ke pilihan hidup beberapa teman yang memutuskan jadi vegetarian. Bersama kami, juga bergabung Mahayu, seorang pakar gizi yang berbagi sekelumit tentang kalori dan saran untuk nggak kalap saat berbuka puasa. Waaa, keren ya.

Dan nggak semua dari kami merupakan vegetarian (saya omnivora, tapi dominan ke sayur dan buah), hari itu kami sengaja membuat sajian yang bertema vegan tanpa produk dairy. Sesekali boleh juga, lama-lama siapa tau bisa jadi kebiasaan bai…

Self-Love / How Well You Treat Yourself?

Last few weeks was brutal for me, all those kind of PMS, moodswing and stuff ...  ugh rasanya kepala ini mau meledak. Kalau menurut saya, ya biasalah masalah hormon alien yang datang bulanan, berbaur dengan faktor lain-lainnya, berkonspirasi memperburuk keadaan. Saya sampai harus mengungsi pulang sebentar ke Bali & Lombok. Syukurlah, perjalanan pulang selalu menyenangkan.



Saya juga sadar kalau hampir sebulan lebih membuat blog saya terbengkalai, tak terisi dan terurus. Mana janji manismu Nadiaaa, Meinya sudah hampir habis, nih.

Makanya untuk comeback kali ini rasanya pengin menulis yang cheesy-cheesy dulu aja. Pecah telur dulu untuk bulan Mei. Emm ...

Where do I begin?

Oh.

Well .... Saya termasuk golongan yang percaya kalau kita berhak menghadiahi diri sendiri secara rutin. Kita layak menghadiahi diri ini dengan apapun itu—tak harus dengan membeli barang yang diimpi-impikan that cost you big money. Ya, tak harus juga mengusung motif sebagai seorang  single, atau istri, atau ibu d…

Everything Else / Klub Kolase

Kalau dipikir-dipikir, saya nggak pernah bisa bikin kolase dari kertas-kertas fancy dan baru. Well, sejak kecil saya justru lebih terobsesi dengan kertas majalah bekas, terutama membuat hiasan dari potongan gambar dan kata di dalamnya. Saya suka majalah, terus-terusan membelinya, tapi nggak sampai hati membuang.

Beberapa kali ini saya sering iseng bikin acak-adut stuff seperti beberapa hiasan dinding/collage wall decor dan storage atau wadah multifungsi. Gampang bikinnya, saya juga suka banget sama aktivitas ini. Cuma butuh niat dan sedikit imajinasi. Bahan-bahan seperti kardus, kemasan plastik makanan bekas, majalah, dan lem pun nggak sulit ditemukan.


Yang pertama kita akan membuat: Personalized wall decor!

Lantaran saya sering bingung mencari inspirasi kado yang personalized untuk orang tersayang, but not anymore cause these personalized wall/desk decors is coming to rescue!

Cara membuat:
Potong kardus bekas, buat ukuran yang sama hingga menjadi 2-3 lembar. Lalu tempelkan lembar pot…

Directory / April 2016 Yogyakarta Workshop Directory

Learning new things by challenging myselfandbeing open minded menjadi mantra personal saya untuk menikmati hari demi hari yang tidak mudah-mudah amat ini (halah, belum apa-apa udah berat aja, Nad :p). Saya yang mungkin bukan lagi terhitung muda belia, ngerasa nggak ada waktu untuk fooling around/aneh-anehan tanpa arah. Sebentar lagi 28, dan masih lajang, jadi saya kudu sadar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menikmati hidup dan (kalau waktu luang dan kondisi kesehatan mendukung) menambah tabungan keahlian, mencoba menambah perspektif mengenai hal-hal yang bikin saya penasaran.


Berbanding terbalik dengan pembawaan yang meledak-ledak dan (terlihat) positif, saya sebenarnya masih suka takut-takut, malu-malu dalam hal nyobain hal-hal dan ketemu orang/komunitas baru. Saya seringnya malah "memaksa" diri untuk terus nekad nyemplung, supaya jangan diam dan gini-gini aja.Lawan sih Nad malesnya, get up and go! Meski sebenernya nggak terlalu memaksa juga, kalau pas butuh istirah…

Balanced Living / Anak Kost Food Hacks

"Saya kan anak kost," adalah satu dari segala alasan yang sering dipakai sebagai tameng untuk tidak memberikan tubuh ini asupan makanan dan minuman yang baik (dan benar). 
"Makanan sehat dan organik jaman sekarang kan rata-rata mahal." Well, that's another excuse. 
Hmmm ... Sebentar-sebentar, makan makanan/minuman "lucu" penuh perasa dan pengawet buatan juga mahal lho. Sebenarnya, dengan berhenti minum minuman kemasan saja sudah bisa menghemat dan bisa dialihkan untuk membeli sayuran sehar.
Dan kalau standard dari makanan sehat yang dimaksud tadi adalah post-post cantik di instagram dengan chia seeds, granola, muesli, salmon, kale, kiwi, dll, jadi standardnya, mungkin bisa dibilang relatif mahal ya. Akan tetapi coba deh direnungkan lagi, makanan sehat nan baik itu lebih banyak yang murah lho. Tempe misalnya, kayak nggak ada matinya. Hehe, tomat segar, seikat daun mint, seikat selada, bayam merah, sebuah apel hijau lokal, masing-masing harganya nggak …

Balanced Living / Fruit Potluck Club

Kalau pernah menilik sekilas dari ratusan post di media sosial milik Bentang Pustaka, pasti bakal nyadar sama taman luas hijau nan asri yang sering jadi latar foto di sana.

Ada masanya di halaman samping/taman ini berkeliaran binatang peliharan Pak Pemred (dari anak anjing, burung perkutut, ayam, sampai kucing), jadi latar foto untuk berbagai event perpisahan kru yang "lulus" dari sana, hingga kedatangan tamu-tamu spesial di event seperti #WedanganInspirasi maupun #AngkringanKomik. Namun kali ini kami, para editor: saya, Dila, Ulil, Mba Intan, Mba Dhewi, Mba Noni, dan Abang, tiba-tiba (dengan terlebih dahulu dikompori si bungsu Ulil) jadi pengin piknik di taman. Mumpung lagi tenteram tanpa binatang piaraan seekorpun, mumpung lagi nggak ada tamu dan acara. Dan karena lagi gencar-gencarnya dengan kampanye #SahabatBugar serta terlalu banyak baca buku Green for Life-nya Victoria Boutenko, kami sepakat bikin potluck dengan buah-buahan smoothies.

Ya namanya juga potlu…

Balanced Living / Yellow Tumeric Milk

Wihiii! Seminggu berlalu kayak sekedip, tiba-tiba udah masuk ke bulan ke-3 di tahun ini. March on!

Ingat kan minggu lalu saya bercerita tentang kelas Sarapan Sehat bersama Bu Janti @alterjiwo yang super menyenangkan itu? Kali ini saya coba salah satu resep yang disarankan. Resep yang aslinya bernama Golden Turmeric Milk, tapi ternyata karena hasil racikan saya kurang nge- "gold" saya ganti saja judul kali ini jadi Yellow Turmeric Milk.

Resepnya segampang berhitung 123 dan bahan-bahannya bisa jadi sudah nongkrong lama di lemari/kulkas kita sekalian. Coba intip yuk minuman berlemak (baik), anti flu, dan depresi karena sejuta manfaat kunyit dan jahe, yang sudah jadi resep merawat diri di berbagai belahan dunia sejak jaman pendudukan Portugis di Maluku *uopooo tho Nad, Nad.Rasanya gurih, manis, dan efeknya bagus banget untuk bikin rileks.

Bahan:

Susu kelapa (aka santan, bisa juga buat sendiri dari kelapa tua diparut, dicampur air, diblender, dan diperas sarinya). Kalau kepepet wa…

Balanced Living / Alterjiwo's Breakfast Club

Saya menikmati betul saat-saat belajar dan menilik perspektif baru dalam menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Ada banyak sekali sumber, pakar, pegiat yang bisa diserap ilmunya. Lewat Kelas SetuSelo di Rumah Pendopo Maguwo (ya, saya semacam cult sama rumah keren ini) Sabtu, 20 Februari kemarin salah satunya, belajar langsung dari Her Awesomeness Janti Wignjopranoto @alterjiwo atau akrab disapa Bude Janti.


Terlihat cerah, segar, dan merepresentasikan semua yang ia citrakan, Bude menyapa kami dengan salam hangat di depan meja panjang berisi semua bahan-bahan yang sudah disiapkan segar, bahkan sudah ada hasil jadi bahan makan fermentasi di dalam cool box. This going to be so awesome, saya sampai memekik pelan.


Kami habiskan pagi hingga siang hari untuk berdialog mengenai pentingnya sarapan, serta tahapan dan pilihannya. Mengapa sebegitu pentingnya, karena tubuh ini semalaman sudah diistirahatkan, didinginkan. Untuk memanaskannya kembali, maka dibangkitkannya pun harus lembu…