Thursday, May 18, 2017

Si Jenius Multifungsi: Dari Tabungan, Dana Darurat, hingga Pengganti Kartu Kredit.

I am a sucker for the good products. Saya “murah” banget dalam hal memberi rekomendasi kalau sudah mengalami pengalaman menyenangkan dengan jasa atau produk, hihihi. Meski selalu saya tekankan kalau itu berdasarkan pengalaman saya ya, bisa berbeda kalau misal dialami orang lain. Saya usahakan untuk selalu jujur dari lubuk hati terdalam, nggak ada untungnya juga terlalu dibagus-bagusin, saya dibayar sebagai buzzer juga nggak. Eh tapi tapi kali ini saya  khusus memuji sebuah produk perbankan yang menurut saya adalah pelipur lara dari masalah penolakan kartu kredit yang saya ceritakan sebelumnya. Everyone, meet Jenius. Jenius, meet everyone *dadah-dadah*

Pertama kali tahu Jenius itu lantaran saya datang ke acara launching buku Finchickup 2 di Cilandak Townsquare awal Desember 2016 lalu. Booth produk urban keluaran Bank BTPN ini ramai kayak cendol, Jenius crews bertebaran di mana-mana, saya jadi penasaran dan memutuskan untuk daftar setelah dijelaskan secara garis besarnya. Karena itu event khusus,  saya dapat bonus flasdisk dan phone holder, serta bisa langsung dapat kartu fisik (bentuknya mirip ATM) tanpa menunggu dua minggu.

Ngobrolin Jenius dan pengelolaan keuangan ala Finchickup

Sampai dua bulan kemudian kartu dan aplikasi Jenius ini saya anggurin aja. Belum dapat hidayah untuk mempelajarinya lebih lanjut *alasan* Sampai sekitar tiga bulan yang lalu ketika saya sedang beberes dan decluttering aplikasi di smartphone, saya nemu lagi aplikasi Jenius ini. Iseng buka lagi, ternyata saldo saya sudah nambah Rp100.000, padahal nggak pernah diisi. Well, cashtag saya $baiqnadia yang sebelumnya dipakai sebagai kode referensi oleh dua orang teman yang daftar Jenius ternyata sudah aktif. Setelah itu adik saya terhasut untuk daftar jenius juga dengan cashtag saya, dan saya dapat lagi, dia juga dapat. Lumayan banget, kan?



Secara umum, ini semua keunggulan Jenius.

Mau berbagi dikit aja nih ya, ada beberapa poin penting Jenius yang jadi favorit saya:
  • PENGGANTI FUNGSI KARTU KREDIT. Nah, ini dia fitur primadona kesayangan saya. Sengaja saya taruh di poin teratas karena inilah inti kenapa saya mempertahankan Jenius *halah*. 
Pada aplikasi Jenius terdapat yang dinamakan m-Card atau kartu debit fisik berlogo Visa yang berfungsi juga sebagai kartu ATM di ATM Bank BTPN maupun mesin ATM yang berlogo Prima dan ATM Bersama. (Amit-amit nih ya, tapi kalau sampai kejadian kartu hilang atau tertelan, kita nggak perlu repot dan ngeluarin pulsa buat menghubungi call center. Tinggal buka aplikasi Jenius dan diblokir dari sana. Aduan akan ditindaklanjuti dan dikirimi kartu baru.)

m-Card dan e-Card
Lalu ada yang dinamakan e-Card atau kartu elektronik berlogo Visa yang bisa membantu memuluskan transaksi online shopping. Kebayang dong karena pakai logo Visa, otomatis kartu ini berlaku secara internasional seperti kartu kredit, mau belanja di e-commerce luar negeri sudah pasti akan berjalan lancar. Yang jualan dan transaksinya lintas negara sehingga butuh bikin akun Paypal (yang untuk bikinnya membutuhkan kartu kredit juga) jadi bisa. Terutama buat anak muda yang perlu membeli aplikasi di App Store atau Play Store, langganan Spotify, Uber, beli filter VSCO, langganan Netflix, atau yang lain semua bisa dilakukan tanpa ngutang, jadi nggak perlu kartu kredit lagi, cukup gunakan nomer kartu dan CVV code yang ada di e-Card. Semuanya bisa, selama  saldo e-Card kita tetap ada isinya ya. Cara ngisinya? Gampang, tinggal top up dari saldo utama, 5 detik selesai.
Udah, dua kartu ini dulu yang saya kenalkan di awal. Masih ada satu lagi yaitu x-Card, yang bisa diaktifkan, tapi gapapa ya tau dua jenis kartu di atas dulu saja. Itu dibahas kalau udah pengin lebih, yaaa.
Penampakan e-card di aplikasi smarphone saya

  • Untuk daftar dan punya aku Jenius, kita nggak harus datang ke Bank BTPN, selama kita punya smartphone dan koneksi internet (kalau bisa yang stabil dan oke). Semuanya dimulai dengan men-download aplikasi di Google Playstore atau Appstore, setelah itu kita diminta untuk selfie (iya foto muka sendiri), foto KTP, foto NPWP*, dan menyelesaikan beberapa langkah sisanya. Canggih! Kartu jenius  virtual (e-card) bisa langsung dipakai saat itu juga, sedangkan kartu fisik (m-card) akan dikirim ke alamatmu dua minggu setelah daftar, kira-kira. Berlaku untuk segala macam transaksi. Bebas biaya kalau transfer ke Bank lain lho (jatah bebas transfernya maksimal 25 kali dalam sebulan), cuma ya kalau mau ngisi saldo dari Bank lain ke Jenius tetap dikenakan biaya antarbank kayak biasanya.
*Kalau belum punya NPWP gimana? That’s not really a problem I think (meskipun sebagai warga negara yang baik, kalau udah cukup umur sebaiknya sih kita segera bikin, buat kebaikan jangka panjang lho ini), meski saya nggak yakin awalnya tapi ternyata pas googling ada yang bilang bisa. Adik saya yang belum punya NPWP memilih cari aman dan berhasil bikin rekening Jenius, tapi dia langsung ke Bank BTPN, dibantu sama CS. Hehehe...

Penampakan halaman utama aplikasi ini

  • Alih-alih sekadar nomor rekening, Jenius punya tanda pengenal khusus yang disebut cashtag ($), misalnya saya punya username rekening $baiqnadia serasi dengan semua akun medsos saya, hehe. Fungsinya jadi bisa transfer* dan menerima ke sesama akun Jenius dengan bekal masukin cashtag tok. Nggak susah inget-inget atau buka catatan no.rekening.
*Kalau transfer ke bank lain bisa? Atau terima dari bank lain? Tentunya bisa. Untuk top up dari bank lain per transaksi dikenakan tarif antar bank, tapi kalau mengirim dari rekening Jenius ke bank lain? Itu gratis, setidaknya kita diberi kuota transaksi 25 kali gratis setiap bulannya.

Fitur Flexy Saver & fasilitas gratis transfer ke Bank lain, hahaha gils abisss

  • Tabungan yang bisa kamu beri nama dan target sendiri. Wih, saya misalnya bikin tabungan buat kurban, nah itu dianggarkan sejumlah nominal tertentu dan didebet tiap bulan. Bisa buat tabungan* sesuai tujuan dari tabungan darurat, Dream Saver (tabungan impian: liburan, beli gadget, dll), semua bisa kita buatkan pos-posnya sendiri. Jadi sudah disisihkan dan tidak saling mengganggu jatah.

*Batal pengin nabung dan nggak mau melanjutkan lagi rencana menabung? Semudah tap-tap rencana menabung sudah bisa dibatalkan dan uang pindah lagi ke saldo utama

  • Fitur Split Bill atau memisahkan dan menagih tagihan kalau habis makan bersama, men...  fitur yang nggak kalah JENIUSSS! Berhubung saya sendiri belum pernah mempraktikkannya jadi cek video di bawah ini, ya. Demi menghindari pertumpahan darah karena ada pihak yang nggak sadar dengan utang-utangnya. Hihihi. Jenius, isn't it?


That’s it. Intinya, saya cuma mau share dikit aja, karena saya beneran merasa terbantu oleh fitur Jenius produk Bank BTPN ini. Sebetulnya saya ini tipikal yang cemen dan malas sama kampanye segambreng dari produk perbankan. Tapi saya akhirnya nyobain Jenius karena penasaran dan sempat baca kalau fungsinya bisa seperti kartu kredit rasa kartu debit. Wah, kece juga nih daftarnya gampang tinggal download aplikasinya, user interfacenya juga gampang dipelajari, dan ternyata beneran bisa menggantikan fungsi kartu kredit. Alhamdulillah, seneng bangettt.

Akhir kata, selamat membaca, semoga bermanfaat. Sila komen dan tanya jika ada yang penasaran. Masih banyak sih yang bisa digali dari si aplikasi Jenius ini. Yuk kalau ada yang tahu lebih banyak, kita saling bagi atau bahkan mengoreksi saya di sini. Btw, sekali lagi ini bukan endorse. Cuma suka sharing aja soalnya produknya beneran bagus. Kalo biasa-biasa aja dan nggak ada yang baru, saya juga malas bikin tulisan khusus (ya tahu dong saya gimana tingkat kemalasannya, hahaha). Saya cuma pesan satu kepada calon Jeniuser yang budiman, kalau pas daftar dan mengisi referal code silakan pakai cashtag saya $baiqnadia, saya dapat saldo tambahan Rp50.000, kamu yang sudah mengaktifkan kartu juga dapat nominal yang sama (saldo tambahan ini masuk dua minggu kemudian). Terima kasih :).



Love & light,
Nadia