Tuesday, May 8, 2012

A Farewell to Miss Stripes Believer

Warning:
In the start, this page may cost you a puke... (but in the end... a rainbow puke, probably, haha).
This is a good bye story of my office mate. Read it carefully. 
But you should know first, this is not a sad story :p


Sampai sekarang saya nggak pernah benar-benar kenal dengannya, dear Miss Fashion Stylist. Media Friesna atau biasa kami teriakkan dengan, "MEMEDDDD" atau bisa juga terdengar semacam menyapa Remedy Walony, "Med, Med..." Orang yang sangat berbakat (Uhuk!) Dan seperti punya satu lemari berisi pakaian bermotif garis-garis. HAHA~

Kesan pertama, mungkin Media sedikit menyebalkan. Mungkin karena kami sama-sama cerewet, dan saya selalu kagok kalau dia sudah bicara panjang lebar tentang blablabla. Orang yang aneh. Yang selalu saya teror ketika saya bingung memilih outfit untuk narasumber saya, dan akhirnya dibantuin. Haha. Orang yang menawarkan pacarnya, seorang dosen muda, buat diliput Gogirl! (mungkin bagian ini dia bercanda). Orang yang menyukai Inggris dan Graham Coxon secara berlebihan, tapi saya benar-benar salut waktu dia menghilang selama dua minggu ke London dan tiba-tiba memeluk Coxon sebagai hadiah hari ulang tahunnya sendiri. Oh, no, no, no, no, no, she's damn sick!

Sekitar seminggu yang lalu, saya (seperti biasa) baru tau kalau Media akan resign dari kantor. Saya sempat kepo, dan mau tau kenapa, dan mau kemana tujuannya sehabis dua tahun lebih di sini. Tapi sepertinya memang paling afdol bertanya sendiri nanti, langsung ke sumbernya, sewaktu mengucap selamat menempuh petualangan baru.


If future is a choice. I'm sure you provide a step you can take to achieve a better version of it.

So this is my cheesy goodbye to you... a piece of nice old song from a German group, Sweetbox. "Everything's Gonna Be Alright" Med. Goodspeed!


 Courtesy by Youtube.










Photos Credits: Zaky, Papaw's Mac. Editing: Bunga, Nadia

*Semoga Media menemukan sendiri tulisan cheesy ini, kapan pun, kalau dia iseng googling namanya sendiri, mungkin. hihi~

woo woo woo

Friday, May 4, 2012

Bye Bye Platinum & Dewa Net

Nama             : Platinum*
Jenis usaha   : Internet cafe and game online center
Alamat            : Jl. Kaliurang KM. 4,5. Yogyakarta.

Nama             : Dewa Net
Jenis usaha   : Internet cafe and game online center
Alamat            : Jl. Monjali No. 52. Yogyakarta.


Kalau dibaca sekilas, dan mungkin terbaca oleh kita yang nggak pernah mendalami dunia per-warnet-an di Yogyakarta... Kedua warnet di atas mungkin cuma sebatas warnet biasa. Tapi, buat sebagian orang (termasuk saya, banget) kedua tempat ini adalah surga! Surga peradaban serial televisi dan film dari Amerika, Inggris, Korea, Jepang, sampai India. Seringnya unduhan yang tersedia malah selangkah lebih maju dari tayangan di TV Kabel dan bioskop. Gahul se-GAHUL-GAHUL-nya! T.O.P.

Makanya sampai waktu saya harus capcus dari Yogyakarta, salah satu tempat yang bikin kangen berat adalah warnet-warnet tadi. Balik liburan ke Jogja, saya selalu menyempatkan diri mampir ke bilik surga demi mengejar ketertinggalan episode serial-serial favorit saya. "Rampok rampok rampokkk file yang banyaaaakkkkkk! (Tiba-tiba kalap)". Ketergantungan itu sempat bikin saya kurang update kalau absen ke Jogja dalam waktu yang lama. Uuuuu....

Kenapa sih saya nggak download sendiri aja?
Jawabannya sederhana. Saya gaptek. Saya malas mencari solusi biar nggak gaptek tadi. Saya doyannya tinggal nyomot dan minta doang. Duh.

Akhirnya oase itu datang waktu tau rekan sesama reporter di kantor saya, Dhea**, adalah seorang "Ratu Bajak"! Dhea sudah seperti mas-mas Platinum yang hobinya download seharian. Kyaaaaa! Dhea keren sekali kalau sudah begitu x)

Nah nah di bawah supervisi Dhea dan dibantu Starin juga, saya diajari bagaimana mendapatkan serial-serial favorit tadi. Serta diberi tips men-download blablabla lewat berbagai link andalan yang dirahasiakan (halah, Indowebster aja rahasiaaaa). Kadang teman pecinta kucing itu udah sigap download duluan, dan tiba-tiba udah membagi hasilnya di folder saya. Wiiii... mengharukan.

Jadilah, sekarang saya hampir nggak pernah kelewatan episode terbaru New Girl, Glee, Gossip Girl, Modern Family, dan How I Met Your Mother. Cuma belum kesampaian aja mengoleksi Big Bang Theory dan Mad Men. Agak takut nih, lama-lama saya bisa menjelma jadi Putri Bajak beneran, hihi...

Bye bye Platinum, Dewa Net. Sekarang kita sambut Dhea Net! HAHAHA~




*Bukan postingan berbayar lho ini...
**Dhea bukan nama yang disamarkan, memang begitu adanya.

woo woo woo

Thursday, May 3, 2012

Lucky Luke

"I'm a poor lonesome cowboy, and a long way from home..."


Secuplik jargon khas tadi adalah yang biasa diucapkan Lucky Luke sambil menunggang kuda setianya, Jolly Jumper. Catatan: selalu diucapkan sambil menuju arah matahari terbenam. 

Tadda! Sangat random karena saya tiba-tiba ingat pada sosok samar yang pernah saya tonton serial kartunnya di tiap minggu pagi dulu. Seorang cowboy easy going yang hidup di era Wild West America. Tokoh ciptaan kartunis Belgia, Maurice De Bevere, ini nggak bisa absen dari bentrok dengan musuh bebuyutannya, The Dalton Brothers. Haha, semacam Donald Duck dan Gerombolan Si Berat yang tak bakal akur sampai kiamat. Epic! Serial kartun tentang kepahlawanan secara sederhana.

Satu lagi yang saya suka. Lucky Luke itu ganteng walau cuma menghisap jerami kering. Sayang banget, saya nggak 100% sadar buat mengikuti tiap jalan ceritanya dulu. Sampai sekarang saya masih berharap punya tambahan waktu buat menelusuri sedikit demi sedikit cuplikan kartunnya di Youtube atau dimanapun. Duh. Pasti seasyik melihat cerita Woody di Toy Story ya...

Yeaaa... at least I know one of what he's best at... he can shoot faster than his shadows! Go go Lucky Luke!

Had so much good time with Jolly, Luke?

The Dalton Brothers, ha?


Image courtesy of this


woo woo woo